Youth Against Mis and Disinformation: COMIC Binus 2020 Finals

Jakarta, 31 Oktober 2020 – Communication Department, BINUS University kembali mengadakan kompetisi tahunan Communication in Action 2020 (COMIC 2020). Tahun ini COMIC mengangkat tema: “Youth Against Mis and Disinformation”. Acara final ini dibuka dengan Webinar yang diisi oleh Adi Marsiela dari AJI Indonesia, Wahyu Aji dari Good News From Indonesia, dan Rizky Darmansyah, seorang jurnalis TV. Ketiga pembicara ini membagikan materi mengenai mis dan disinformasi di Indonesia, bagaimana membuat konten media sosial yang positif dan berbagi pengalaman sebagai Jurnalis dan News Anchor. Final COMIC 2020 dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2020 pukul 13.00 – 15.00 WIB melalui aplikasi Zoom Meeting dan streaming di YouTube Channel Communication Department, Binus University.

Pembicara COMIC 2020

Tema COMIC 2020 ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda serta bahaya yang ditimbulkan lewat mis & disinformasi di media sosial. Serta untuk meningkatkan partisipasi generasi muda dalam membuat konten positif untuk mengurangi terjadinya mis & disinformasi. Pada kompetisi COMIC 2020 terdapat tiga mata lomba, yaitu: Video Creative Campaign, E-Poster, dan Public Speaking dengan total 27 karya yang terkumpul.

Media sosial saat ini bagaikan sebuah lautan informasi yang bisa diakses oleh siapapun, kapapun, dan dimanapun dengan mudah. Di sisi lain, kemudahan mendapat informasi ini justru menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat. Salah satunya, penyebaran konten-konten yang tidak benar atau yang lebih dikenal dengan istilah hoax.

Secara general, penyebaran informasi salah atau hoaxdikategorikan menjadi misinformasi dan disinformasi. Perbedaan di antara keduanya, misinformasi berarti penyebaran informasi salah yang tidak disengaja, atau penyebarnya tidak sadar bahwa informasi yang disebarkan itu salah. Sedangkan disinformasi berarti informasi salah yang dengan sengaja disebarluaskan. Maraknya penyebaran mis dan disinformasi memberikan dampak yang mengkhawatirkan bagi masyarakat, terutama pada generasi muda. Dampak negatif mis dan disinformasi dapat menyebabkan fitnah, ujaran kebencian, ketakutan, perasaan terancam dan dapat merugikan pihak yang salah diberitakan.

Setelah sesi Webinar, acara COMIC 2020 dilanjutkan dengan sesi pengumuman pemenang lomba. Pada sesi ini, para pemenang lomba dibacakan satu persatu mulai dari juara favorit juri, dilanjutkan dengan pembacaan juara pertama,kedua,dan ketiga.Total hadiah untuk keseluruhan pemenang mata lomba COMIC 2020 adalah 11 juta rupiah dan sertifikat pemenang. Berikut adalah pemenang COMIC 2020:

Mata lomba Video Creative Campaigndimenangkan oleh Christabel Nauli dari BINUS Universitysebagai juara favorit juri, Tim Yoimendari Binus University sebagai juara 3, Tim Semangko dari Binus University sebagai juara 2, dan Tim Studio Koma dari Universitas Esa Unggul sebagai juara 1.

Mata lomba E-Posterdimenangkan oleh SMA BHK dari SMA Bunda Hati Kudus, Jakarta sebagai juara favorit juri, Tim  Fourdari SMAK St. Louis 1 Surabayasebagai juara 3, Tim  Gen Z  dari Universitas Muhammadiyah Malang sebagai juara 2, dan Tim Unhas dari Universitas Hasanuddin sebagai juara 1.

Terakhir, mata lomba Public Speakingdimenangkan oleh Jihan Tabina Salma dari Al-Izzah International Islamic Boarding School, Kota Batu sebagai juara favorit juri, Sharita Airina Azzahradari Binus Universitysebagai juara 3, Rey Abraham  dari Universitas President sebagai juara 2, dan Ainun Nabila dari Universitas Padjajaran sebagai juara 1.

Melalui penyelenggaraan kompetisi Communication in Action 2020, Communication Department Binus University berharapsemakin banyak generasi muda yang dapat memerangi misinformasi dan disinformasi melalui konten-konten positif. Mari meredam mis dan disinformasi!