PENELITIAN TENTANG TATA KELOLA MEDIA BAGI PETANI INDONESIA

Beberapa dosen jurusan Ilmu Komunikasi Indonesia yang tergabung di RIG CrossComm Binus, mendapat dana hibah penelitian dari DIKTI pada tahun 2020 ini dengan nilai kontrak 1,2 Milyar rupiah untuk 3 tahun penelitian. Namun karena adanya pandemic COVID-19, maka penelitian ditunda untuk mulai pada tahun 2021. Sebagai penunjang aktivitas para peneliti, maka penelitian ini didanai dari Hibah Internal Binus University dengan Skema Hibah Khusus Binus pada tahun 2020.

Penelitian ini tujuan akhirnya adalah membantu para petani agar lebih sejahtera karena mendapat pengelolan informasi yang tepat. Menurut data yang didapat, penyumbang tingkat kemiskinan yang tinggi di Indonesia profesi petani. Padahal jasa mereka sangat dibutuhkan untuk kecukupan pangan Indonesia. Jika warga masyarakat Indonesia tidak mau lagi menjadi petani, maka diperkirakan Indonesia akan kekurangan pangan. Dengan demikian, perlu upaya agar petani sejahtera dan dilanjutkan oleh generasi selanjutnya untuk menjadi petani. Salah satunya karena mendapat informasi yang tepat melalui Tata Kelola Media.

Wilayah Petani yang diteliti dilakukan melalui survey online adalah mereka yang berada di Wilayah Lembang, Bangil dan Manado. Karakteristik petani yang diteliti adalah petani sayur, jagung dan padi serta lain-lainnya yang tidak disebutkan. Informasi yang didapat masih kebanyakan dari petugas penyuluhan, kemudian televisi dan Kelompok Whatssapp. Informasi yang masih sangat kurang pada petani adalah tentang akses modal danĀ  cara pemasaran yang justru sangat penting bagi usaha tani. (UY5/7/80)