Media sosial menjadi salah satu ruang utama bagi Gen Z untuk mendapatkan infomasi, hiburan, dan berinteraksi. Banyaknya konten yang muncul setiap hari membuat perhatian pengguna semakin sulit didapatkan. Dalam hitungan detik, seseorang dapat memilih untuk menonton sebuah konten atau langsung melewatinya.

Salah satu kunci untuk menarik perhatian Gen Z Adalah membuat pembukaan yang kuat atau hook. Pertanyaan yang menarik dan kalimat yang relatable dapat membuat audiens penasaran dan ingin melihat lebih lanjut. Konten juga akan lebih mudah diterima ketika menggunakan Bahasa yang sederhana dan sesuai dengan kebiasaan komunikasi mereka.

Selain itu, storytelling dpat bmembuat sebuah pesan terasa lebih dekat. Audiens tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mengikuti sebuah cerita yang meiliki emosi dan relevansi dengan kehidupan mereka. Pengguna humor, tren, dan meme juga dapat membantu membuat konten terasa lebih natural.

Menurut penelitian dalam Computers in Human Behavior Reports, pengguna media sosial terdorong untuk berinteraksi dengan konten karena berbagai kebutuhan, termasuk hiburan, eksplorasi, dan manfaat yang mereka rasakan.

Pada akhirnya, membuat Gen Z berhenti scrolling bukan hanya tentang visual yang menarik. Konten harus mempu memberikan alasan bagi audiens untuk berhenti, merasa tertarik, dan merasa bahwa kontenn tersebut relevan dengan mereka.

Sumber

DataReportal. (2025). Digital 2025: Indonesia. https://datareportal.com/reports/digital-2025-indonesia

DataReportal Global Digital Insights Computers in Human Behavior Reports (2022). Exploring uses and gratifications and psychological outcomes of engagement with Instagram Stories. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S245195882200032X