Belajar Komunikasi di Era AI: Apakah Kreativitas Manusia Masih Dibutuhkan?
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI dan Komunikasi ini, banyak orang yang mulai bertanya “Apakah kreativitas manusia masih dibutuhkan ?” Dengan hadirnya berbagai jenis teknologi Artificial Intelligence media banyak juga jenis komunikasi yang perlahan tergantikan, salah satunya dalam proses pembuatan konten yang lebih efisien dan cepat. Namun, teknologi AI ini tidak sepenuhnya menggantikan peran manusia dalam dunia komunikasi digital.
Teknologi Untuk Membantu, Bukan Menggantikan
Dalam komunikasi digital ini, AI dapat membantu banyak berbagai hal dalam proses pembentukan komunikasi digital seperti analisis data audience, pembuatan draft konten, hingga rekomendasi untuk strategi media. Namun, untuk kreativitas manusia tetap menjadi kunci utama untuk menghasilkan sebuah ide yang menarik dan relevan untuk dilihat para audience.
AI mampu menghasilkan teks ataupun visual gambar, tapi yang membuat teks atau gambar itu menjadi menarik, memiliki storytelling yang kuat, serta konteks didalam sebuah tulisan ataupun gambar tetap membutuhkan sentuhan manusia. Manusia yang memiliki kreativitas dalam memikirkan ide dan cara untuk merealisasikan ide tersebut dengan menggunakan AI. Inilah kenapa kolaborasi antara manusia dan teknologi merupakan kunci dalam komunikasi digital sekarang ini.
Kreativitas Manusia vs AI
Di dalam industri media modern ini, para profesional dituntut untuk mampu memanfaatkan teknologi yang ada tanpa terjadinya ketergantungan agar kreativitas tidak hilang. Oleh karena itu mahasiswa komunikasi juga tidak hanya mempelajari teori komunikasi, tapi juga mempelajari bagaimana menggunakan AI sebagai alat untuk memperkuat ide kreativitas mereka.
Dengan memahami bagaimana hubungan komunikasi dengan AI yang terus berkembang ini, generasi kreatif di masa depan akan memiliki cara mereka sendiri untuk memanfaatkan AI tanpa ketergantungan, yang akan menciptakan strategi komunikasi yang lebih inovatif, relevan, dan berdampak besar untuk dunia komunikasi digital.
Referensi:
Riwanda, J. K., & Yoetadi, M. G. (2025). Penggunaan teknologi artificial intelligence dalam kinerja praktisi public relations. https://journal.untar.ac.id/index.php/prologia/article/view/33409
Comments :