Dari Kampus ke Ruang Digital: Dampak Erupsi Anak Krakatau terhadap Perkuliahan Mahasiswa BINUS University
Erupsi Gunung Anak Krakatau pada awal September 2026 tidak hanya berdampak pada transportasi dan aktivitas masyarakat, tetapi juga pada kegiatan pendidikan di wilayah Jakarta. Sebaran abu vulkanik mendorong pemerintah untuk menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai langkah menjaga keselamatan sivitas akademika.

generated by ChatGPT
Bagi mahasiswa BINUS University yang harus mengikuti perkuliahan secara PJJ, perubahan ini menjadi tantangan tersendiri. Perkuliahan yang biasanya dilakukan secara langsung harus dialihkan ke platform digital, sehingga mahasiswa perlu menyesuaikan pola belajar, komunikasi dengan dosen, serta pengerjaan tugas secara daring. Di sisi lain, PJJ memberikan keuntungan karena mahasiswa dapat tetap mengikuti perkuliahan tanpa harus bepergian dan terpapar abu vulkanik.
Kondisi ini menunjukkan bahwa teknologi memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan pendidikan saat terjadi bencana. Bagi mahasiswa BINUS, PJJ bukan sekadar perubahan metode pembelajaran, tetapi juga bentuk adaptasi terhadap situasi darurat untuk memastikan proses akademik tetap berjalan dengan aman.
Comments :