Halo Binusian!

Halo future game-changers!

Pernahkah kalau belanja online, selain harga, kamu akan cek dulu apakahh brand ini peduli lingkungan? Atau, bagaimana kesejahteraan karyawannya?

Sebagai Gen Z, ternyata saat ini bukan hanya peduli sama harga atau diskon, tapi kepedulian Brand terhadap lingkungan dan dampak yang dihasilkan menjadi sesuai yang penting. Kabar baiknya, Industri dan proses bisnis Perusahaan sekarang juga bergerak ke arah sana!

Di program Marketing Communication Binus, kamu pasti ketemu mata kuliah yang kunci banget buat masa depan ini: Corporate Sustainability (CS) atau yang dikenal juga dengan konsep populer ESG (Environmental, Social, Governance).

Mata kuliah ini cuma tentang daur ulang, big mistake! Ini adalah superpower lulusan Marketing Communication buat dapetin job role keren, worth it, dan high demand. Yuk, kita bedah prospek karir yang lahir dari ilmu Komunikasi yang disandingkan dengan sustainability!

Kenapa Sustainability Jadi Skill Wajib Lulusan Marketing Communication?

Beberapa tahun yang lalu Corporate Social Responsibility (CSR) cuma dianggap sebagai gimmick atau dana sisa buat sumbangan. Namun, sekarang Sustainability merupakan Strategi Bisnis Inti perusahaan.

Perusahaan yang sustains (berkelanjutan) adalah perusahaan yang peduli pada:

  1. Planet (Lingkungan): Jejak karbon, limbah, dan energi bersih.
  2. People (Sosial): Hak karyawan, keberagaman, dan dampak ke masyarakat.
  3. Profit (Tata Kelola): Bisnis yang etis, transparan, dan tidak korupsi.

Sebagai lulusan Marketing Communication Binus, kamu nggak cuma belajar apa yang perusahaan lakukan untuk lingkungan (misalnya, menanam pohon), tapi bagaimana Perusahaan mengomunikasikannya dengan jujur dan strategis.

Karir Sustainability yang Menanti Lulusan Marketing Communication

Ilmu dari mata kuliah CS/ESG membuka job role yang sangat spesifik dan bergengsi:

  1. Sustainability Communication Specialist

Profesi sebagai seorang Sustainability Communication Specialist adalah role yang paling dibutuhkan Perusahaan dan menjadi jenjang karir bergengsi sebagai lulusan Marketing Communication Program dengan tugas sebagai:

  • Anti-Greenwashing: Memastikan setiap klaim brand tentang lingkungan itu benar-benar sesuai data, bukan cuma gimmick yang menipu.
  • Storyteller berdampak: Mengemas laporan sustainability (yang biasanya tebal dan membosankan) menjadi konten yang engaging di media sosial, website, atau annual report yang bisa dibaca semua orang.
  1. ESG Reporting & Content Manager

Lulusan Marketing Communication bertanggung jawab mengubah data-data sustainability yang menjadi narasi yang menarik bagi stakeholder (investor, media, dan konsumen). Pekerjaan ini mengandalkan skill analisis dan copywriting sebagai lulusan Marketing Communication.

  1. CSR Program Specialist

Tugas seorang CSR Program Specialist adalah merancang dan mengeksekusi program sosial perusahaan, memastikan bahwa impact yang dihasilkan itu nyata dan terukur. Selanjutnya juga bertanggung jawab mengomunikasikan keberhasilan program tersebut secara etis.

  1. Brand Strategist

Hampir semua brand strategist modern saat ini dituntut untuk bisa memiliki “lensa” sustainability. Dalam konteks sustainability, seorang Brand Strategist bertugas memasukkan nilai-nilai ESG ke dalam DNA merek, sehingga produk atau jasa yang ditawarkan sejak awal sudah ramah lingkungan atau sosial.

Kenapa Gen Z Wajib Menguasai Sustainability?

Ini alasan kenapa skill lulusan Marketing Communication dengan mempelajari matakuliah Corporate Sustainability CS di Binus bikin kamu jadi most wanted di dunia kerja:

  1. Komunikasi Authentic: Gen Z sangat anti dengan fake brand atau greenwashing (klaim sustainability palsu). Kamu, yang paham nilai-nilai ini, bisa memastikan komunikasi brand jujur dan otentik.
  2. Future-Proof Job: Isu iklim dan sosial akan selalu ada. Perusahaan yang tidak sustain akan ditinggalkan konsumen dan investor. Kamu adalah orang yang menyelamatkan brand tersebut dari kepunahan.
  3. Purpose-Driven Career: Kamu nggak cuma kerja buat gaji, tapi juga buat dampak positif. Karir ini memungkinkan kamu menggunakan skill komunikasi untuk make a change.

Kurikulum Marketing Communication Binus sudah menekankan matakuliah sustainability bagi Perusahaan untuk mempersiapkan menjadi komunikator yang bertanggung jawab, etis, dan impactful. Lulusan akan jadi juru bicara yang dapat membantu brand untuk melaksanakan kegiatan CSR dan tetap relevan, disukai Gen Z, dan yang paling penting, ikut menjaga masa depan bumi kita.