Universitas Binus Bekasi menghadirkan acara yang dinantikan oleh banyak mahasiswa, yaitu Creative Day yang diadakan pada tanggal 22 Mei 2024. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara dua jurusan yang berbeda, yaitu Business Information Technology dan Creative Communication. Dengan tema besar yang mendorong kreativitas dan inovasi, acara ini sukses menggabungkan berbagai unsur yang menarik dan edukatif bagi para peserta. Pada pagi hari acara dimulai, suasana kampus sudah terlihat semarak dengan hadirnya mahasiswa yang mengenakan berbagai kostum kreatif. Tema kostum yang diminta bebas, selama dapat menunjukkan sisi kreativitas masing-masing individu. Hasilnya, kampus Binus Bekasi dipenuhi oleh berbagai karakter mulai dari ustad, maling, karakter anime, dokter, hingga pengemudi taksi Blue Bird. Keberagaman kostum ini tidak hanya menambah keceriaan acara, tetapi juga mencerminkan betapa luasnya imajinasi dan minat mahasiswa yang terlibat.

 

Puncak dari Creative Day adalah infographic competition dengan tema “Gen Z Empowerment: Unleashing Creativity for Positive Change“. Kompetisi ini diikuti dengan antusias oleh banyak mahasiswa, yang menampilkan hasil karya infografis mereka. Penjurian dilakukan oleh dua tokoh yang sangat berkompeten di bidangnya, yaitu Maria Anggia W., S.Sos., M.M., yang menjabat sebagai Kepala Departemen Komunikasi di Binus University, dan Ferari Tioarbi, Creative Director di VML Indonesia. Keduanya memberikan penilaian yang mendalam dan konstruktif terhadap karya-karya yang dipresentasikan. Infografis yang dipamerkan oleh para peserta sangat beragam dan menarik perhatian. Beberapa karya mengangkat topik yang sangat relevan dan jarang dibahas oleh masyarakat saat ini, seperti pudarnya kebudayaan Indonesia di tengah maraknya tren Korea, klaim bahwa generasi Z sulit memiliki rumah, serta isu intoleransi agama dan budaya di Indonesia. Topik-topik ini tidak hanya menunjukkan kepekaan mahasiswa terhadap isu-isu sosial, tetapi juga kreativitas mereka dalam menyampaikan pesan melalui desain infografis yang informatif dan menarik.

 

Selama presentasi, para juri memberikan masukan yang tidak hanya terbatas pada konten infografis tetapi juga cara penyampaiannya. Mereka menilai ekspresi muka, pelafalan kalimat, dan gestur tubuh peserta saat presentasi. Kritik yang membangun ini diharapkan dapat membantu para peserta meningkatkan kemampuan komunikasi mereka, yang merupakan aspek penting dalam dunia profesional. Setelah semua peserta menyelesaikan presentasi, acara diberi jeda untuk istirahat dan makan siang selama dua jam sebelum dilanjutkan dengan sesi talkshow.

 

Sesi talkshow yang dibawakan oleh Ferari Tioarbi, selaku Creative Director di VML Indonesia, menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu. Dalam talkshow ini, Ferari berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang industri kreatif, memberikan wawasan berharga kepada para mahasiswa mengenai cara mengembangkan karir di bidang ini. Talkshow ini tidak hanya menginspirasi tetapi juga memberikan panduan praktis bagi mahasiswa yang bercita-cita untuk terjun ke dunia kreatif.

Creative Day di Universitas Binus Bekasi tidak hanya berhasil menunjukkan bakat dan kreativitas mahasiswa, tetapi juga menguatkan semangat kolaborasi dan inovasi di kalangan akademisi. Acara ini menjadi bukti bahwa dengan ide-ide kreatif dan dukungan dari lingkungan yang kondusif, mahasiswa dapat menghasilkan karya yang tidak hanya indah dipandang tetapi juga memiliki dampak positif bagi masyarakat. Semoga acara seperti ini terus diadakan dan berkembang, memberikan lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk mengekspresikan diri dan mengasah kemampuan mereka.