{"id":139,"date":"2025-06-10T06:53:43","date_gmt":"2025-06-10T06:53:43","guid":{"rendered":"https:\/\/communication.binus.ac.id\/creative-comm\/?p=139"},"modified":"2025-06-10T06:53:43","modified_gmt":"2025-06-10T06:53:43","slug":"keterampilan-menulis-yang-harus-dikuasai-mahasiswa-ilmu-komunikasi-untuk-menjadi-seorang-copywriter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/communication.binus.ac.id\/creative-comm\/2025\/06\/10\/keterampilan-menulis-yang-harus-dikuasai-mahasiswa-ilmu-komunikasi-untuk-menjadi-seorang-copywriter\/","title":{"rendered":"KETERAMPILAN MENULIS YANG HARUS DIKUASAI MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UNTUK MENJADI SEORANG COPYWRITER"},"content":{"rendered":"<div class=\"center-items\">\n<header class=\"block-header type-1\">Menjadi seorang copywriter yang sukses membutuhkan keterampilan menulis yang kuat, khususnya bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi yang ingin berkarir di bidang ini. Kemampuan yang perlu dikuasai yaitu keterampilan menyusun dan menulis teks yang menarik perhatian dan meyakinkan audiens untuk mengambil tindakan contohnya membeli produk atau menggunakan layanan tertentu.<em>Copywriter<\/em>\u00a0juga perlu menguasai penulisan kreatif yang melibatkan pemilihan kata yang menarik, penggunaan gaya bahasa yang sesuai, serta penciptaan konsep yang inovatif agar pesan lebih berkesan.<\/header>\n<\/div>\n<div class=\" main-content\">\n<div class=\"wp-content\">\n<p>Keterampilan dalam menulis ringkas dan jelas juga sangat penting dalam dunia\u00a0<em>copywriting<\/em>.\u00a0<em>Copywriter\u00a0<\/em>harus mampu menyampaikan pesan dengan kata-kata yang efektif tanpa bertele-tele, terutama dalam media seperti iklan digital, media sosial, atau tagline produk. Menjadi seorang\u00a0<em>copywriter<\/em>\u00a0juga harus mempunyai keterampilan dalam menyesuaikan tone dan voice brand. Setiap\u00a0<em>brand<\/em>\u00a0memiliki gaya komunikasi yang berbeda sehingga\u00a0<em>copywriter<\/em>\u00a0harus mampu menyesuaikan bahasa dan emosi yang digunakan agar selaras dengan identitas\u00a0<em>brand<\/em>\u00a0tersebut.<\/p>\n<p>Mahasiswa Ilmu Komunikasi yang ingin menjadi copywriter dapat mengasah keterampilan ini dengan banyak membaca, menulis, serta berlatih membuat berbagai jenis konten. Dengan menguasai keterampilan-keterampilan ini, mereka akan lebih siap untuk terjun ke industri kreatif dan membangun karier sebagai\u00a0<em>copywriter<\/em>\u00a0profesional.<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-7593 aligncenter\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Gambar3-11.jpg\" alt=\"\" width=\"398\" height=\"219\" \/><span style=\"font-size: 10pt\">Sumber: Canva<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\"><strong>DAFTAR PUSTAKA<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Adinugroho, M., Sari, R., &amp; Rasyid, R. A. (2023). Pelatihan copywriting sebagai sarana komunikasi sebuah brand dan strategi meningkatkan penjualan di sosial media Instagram.\u00a0<em>Indonesia Berdaya<\/em>,\u00a0<em>4<\/em>(3), 895-902.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menjadi seorang copywriter yang sukses membutuhkan keterampilan menulis yang kuat, khususnya bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi yang ingin berkarir di bidang ini. Kemampuan yang perlu dikuasai yaitu keterampilan menyusun dan menulis teks yang menarik perhatian dan meyakinkan audiens untuk mengambil tindakan contohnya membeli produk atau menggunakan layanan tertentu.Copywriter\u00a0juga perlu menguasai penulisan kreatif yang melibatkan pemilihan kata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":664,"featured_media":140,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-139","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/communication.binus.ac.id\/creative-comm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/139","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/communication.binus.ac.id\/creative-comm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/communication.binus.ac.id\/creative-comm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/communication.binus.ac.id\/creative-comm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/664"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/communication.binus.ac.id\/creative-comm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=139"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/communication.binus.ac.id\/creative-comm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/139\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":141,"href":"https:\/\/communication.binus.ac.id\/creative-comm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/139\/revisions\/141"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/communication.binus.ac.id\/creative-comm\/wp-json\/wp\/v2\/media\/140"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/communication.binus.ac.id\/creative-comm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=139"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/communication.binus.ac.id\/creative-comm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=139"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/communication.binus.ac.id\/creative-comm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=139"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}