Dewasa ini, banyak stigma negativeĀ yang berkembang terkait segala sesuatu yang berhubungan dengan politik. Politik dimaknai secara delusional oleh sebagian besar masyarakat Indonesia dikarenakan elite politik itu sendiri. Sesungguhnya dalam sebuah politik, terdapat kajianā€“kajian penting mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik.

Mengutip dari Aristoteles, politik merupakan usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama. Pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada sekarang ini. Mayoritas masyarakat mengartikan politik sebagai segala cara untuk memperoleh kekuasaan. Seyogya nya, ini merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah, elite parpol dan partai politik serta masyarakat agar hal tersebut tidak salah kaprah.

Partai politik sebagai salah satu pihak yang seharusnya memiliki andil besar dalam pendidikan politik harus mengambil langkah agar dapat mengubah image miring tersebut. Pendidikan politik harusnya dimaknai sebagai upaya untuk membangun pondasi bermasyarakat maupun bernegara di bumi tercinta Indonesia ini. Pengembangan pendidikan politik harus dibangun agar pemberdayaan dan penguatan generasi muda supaya memiliki keinginan untuk ikut berpartisipasi dalam membangun negeri ini.

Pada akhirnya, semua pihak harus turut serta di dalam pendidikan politik agar masyarakat mau dan peduli terhadap kemajuan bangsa ini. Apabila tidak dimulai dari sekarang, hal ini dapat menyebabkan sikap pesimistis terhadap masa depan bangsa Indonesia. Kaum muda sebagai generasi penerus harus bangkit dan sadar bahwa pendidikan politik merupakan kunci dari kesejahteraan dan kejayaan Indonesia di masa yang akan datang. [Azmy ielman]

 

Referensi:

http://krjogja.com/liputan-khusus/opini/2668/pentingnya-pendidikan-politik.kr